Produksi Media Cetak Dan KIT
lanjut lagi ya ....
produksi media cetak dalam public relation... cusssssss http://karyakuhanan.bogspot.com kasih tau...
Produksi Media Cetak Dan KIT
Dalam berbagai literatur surat kabar digunakan sebagai
sebutan untuk media cetak yang content-nya mengutamakan hasil jurnalisme
berbentuk berita (news). Sementara sebutan untuk pers digunakan untuk seluruh
media massa tercetak yang terbit secara reguler baik yang mengutamakan
jurnalisme maupun hiburan.
Ada tiga pendekatan yang biasa dilakukan dalam kajian tentang pers:
· Pertama, pendekatan etika atas eksistensi institusi pers dan prilaku pelaku profesional pers (jurnalis).
· Kedua, pendekatan ilmu sosial atas eksistensi institusi pers.
· Ketiga, pendekatan praktis atas kerja teknis pelaku profesional pers dalam institusi pers.
· Pertama, pendekatan etika atas eksistensi institusi pers dan prilaku pelaku profesional pers (jurnalis).
· Kedua, pendekatan ilmu sosial atas eksistensi institusi pers.
· Ketiga, pendekatan praktis atas kerja teknis pelaku profesional pers dalam institusi pers.
v Introduksi
Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa media
cetak termasuk pers dalam pengertian sempit. Artinya, media cetak adalah bagian
dari media komunikasi massa. Untuk itu perlu dikaji dulu definisi komunikasi
massa (mass communication) untuk membedakannya dengan jenis komunikasi lainnya
seperti komunikasi intrapersonal (intrapersonal communication) atau komunikasi
interpersonal (interpersonal communication).
·
Media
Cetak dalam Perspektif Historis
Dari berbagai literatur yang menitikberatkan pada
content media cetak disebutkan bahwa cikal-bakal media cetak bermula pada acta
duirna yaitu semacam lembaran yang ditempel pada zaman Romawi kuno. Lembaran
ini memuat hal-hal yang dibicarakan dalam senat yang akan disampaikan pada
warga kota.
Konsep Dasar Berita
Berita atau NEWS (Inggris) seringkali ditafsirkan sebagai singkatan dari: North; East; West; South yang bermakna setiap realitas sosial dari empat penjuru arah mata angin berpotensi jadi berita. Tetapi tidak semua realitas sosial itu lantas serta-merta bisa dijadikan berita
Perbedaan
Fakta dengan Opini
Dalam konteks jurnalisme dibedakan secara tegas antara fakta (fact) dengan opini (opinion). Dunia jurnalistik mengenal tiga jenis fakta sebagai berikut:
Dalam konteks jurnalisme dibedakan secara tegas antara fakta (fact) dengan opini (opinion). Dunia jurnalistik mengenal tiga jenis fakta sebagai berikut:
- · Pertama, fakta pertama: jurnalis berada di tempat kejadian dan melihat dengan mata kepalanya sendiri peristiwa yang akan diliput dan diberitakannya. Kedua, fakta kedua: jurnalis berada di tempat kejadian dan melihat dengan mata kepalanya sendiri peristiwa yang akan diliput dan diberitakannya, tetapi tidak utuh.
- ·
Sementara opini diartikan sebagai penilaian moral
jurnalis atau orang lain terhadap suatu peristiwa. Masalahnya, dalam kinerja
jurnalistik sangat mustahil meniadakan sama sekali opini ini. Artinya, ketika
redaktur menyeleksi hasil reportase sampai proses editing maka sesungguhnya ia
telah beropini dalam kerjanya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar