Minggu, 24 April 2016

menyerah

sayangku
jujur saja sampai detik ini
hati kecilku tidak berhenti mencintaimu
cinta yang entah darimana datangnya

tak mau hilang dari hati ini..
ketika kamu mendustakan perkataanmu
sendiri membuat semua harapan
yang tertanam menjadi hayalan

itu sangat menyesakkan kau tahu!!!
tidakkah cukup kau memberi luka???
tidakkah kau fikir posisiku
apakah aku seburuk itu di matamu,

sayangku...
aku pergi bukan untuk meninggalkanmu
percayalah hanya ragaku yang pergi
tidak untuk cintaku ia akan tetap bersamamu

cukup tiga tahun aku bertahan
sekarang aku akan pergi menghilang
aku menyerah menanti sebuah cinta
cinta yang tak pasti selama ini

bertahan tanpa alasan sungguh menyakitkan
melepaskan apa yang memang bukan milikku
setidaknya itu sedikit melegakan
maka hiduplah dengan baik sayang

kau tak perlu lagi memaksakan perasaanmu
karena sungguh aku cukup tau diri
suatu hari nanti jika kau menginginkan
aku untuk kembali bersamamu

aku sudah tak bisa bersamamu
aku selalu ada di sisimu selama ini
tapi aku seperti tak ada dalam hatimu
aku mengerti sayang


biar

Minggu, 17 April 2016

waktu tak mengubah apapun

               Waktu
Semua takkan indah pada waktunya
Pada kenyataannya waktu
Tak  bisa mengubah apapun
Termasuk hati ia yang ku cinta

Betapapun lama aku menunggu
Hatinya tetap bukan untukku
Sekeras apapun usahaku
Waktu tak bisa satukan kami

Mengapa yang indah pada waktunya
Tak pernah tiba dalam hidupku
Dan bagaimana waktu membuat
Semua menjadi indah  hanya dengan masa???

Apakah waktu tiga tahun tak cukup
Lalu kapan waktu memberi tahu
Berapa lama lagi aku menunggu
Aku akan lakukan demi ia

Tapi kapan indah pada watunya terjadi??
Waktu tak bisa memberi kepastian
Waktu hanya ingin aku menunggu
Tanpa bisa memastikan
  

(AA)                                      .  .  .  . lidyahanan




Bukan cinta sesaat

http://karyakuhanan.blogspot.com


                      secangkir kopi cinta

Cinta hari ini aku sangat merindukanmu
Apa di sana kau juga merindukanku,
Tak pernah berharap lebih dari hubungan ini
Aku hanya berharap suatu hari nanti

Kau akan merindukan diri ini
Yang tak lagi menemani hari-harimu
Juga mengingat diri ini
Yang sangat mencintai dirimu

Cinta ,
Bisakah kita habiskan waktu bersama
Menikmati secangkir kopi cinta
Yang ku buat sendiri

Tak banyak inginku padamu
Cukup temani aku menghabiskan
Sisa umur ini bersamamu berdua
Hanya itu saja sudah cukup

Jika tak bisa
Ku mohon jagalah dirimu
Hiduplah dengan baik bersama yang lain
Dan aku akan mundur perlahan

Serta membuat keadaan yang rumit ini
kembali menjadi senatural mungkin
Lalu pergi dari hidupmu
Hingga kau tak akan terganggu karenaku


(AA)                            lidyahanan

cinta dalam diam

karyakuhanan.blogspot
Cinta Dalam Diam

Aku bukanlah siapa-siapa
Hanya wanita bodoh yang mencintai
Mencintai selama tiga tahun tanpa balas
Ya , inilah  aku yang bodoh

1095 hari aku menunggu
26280 jam aku menggagumi
1576800 menit aku mencintai
Hingga tak terhitung waktuku mcintaimu

Jujur saja aku sangat cemburu
Melihat dia bersama yang lain
Tapi aku bisa apa ???
Tak bisa menghalangimu mencintai yang lain

Sedih?? ya, hanya itu yang berhak kurasakan
Mengingat aku wanita yang tak pernah di lihat
Ku mohon izinkan untuk cemburu
Karena cinta ini semakin sesak terasa

Tapi sekali lagi aku tersadar
Cinta tak harus memililiki
Tapi memiliki haruslah punya cinta
Itu yang selalu menguatkanku

Dan ia selalu menjadi sosok terang
Dalam gelapnya hati ini
Serta masalalu yang mungkin
Akan jadi masa depan karena waktu



(AA)                                 lidya hanan

Senin, 14 Maret 2016

bunga

http://karyakuhanan.blogspot.com
Bunga
Setangkai bunga tidak dapat memilih dimana ia harus tumbuh dan mekar
Dalam pertumbuhanya tidak dapat memilih siapa yang akan tertarik dan memetiknya
Bunga berusaha tumbuh diantara duri-duri


Tertutup di antara dedaunan di sekitarnya
Bertahan dari lebah dan kumbang yg mendekat
Dan bersabar  pada setiap guncangan angin
Hidup dari tetesan air yang diberikan oleh hujan

Tiba saat-saat bunga tumbuh merekah dengan sempurna
Semua sangat ingin memetik dan menciumnya
Hingga tiba tiap-tiap kelopak yang mulai layu
Kau terlupakan hingga tiap-tiap kelopakmu mulai berguguran

Tetap saja tak ada yang memahami pejalanan tumbuhnya setangkai  bunga
Bunga tetap tak dapat memilih kapan akan tumbuh kembali

                .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  "lidyahanan"

jangan menangis


http://karyakuhanan.blogspot.com
Jangan menangis
Ayahku bilang air matamu
Hanya akan membuatmu terlihat lemah
Akan membuatmu di remehkan

Jangan tunjukan kepada mereka
Jika kau lemah dan kau rapuh
Tapi, perlihatkan kepada mereka
Jika kau kuat, kau mampu dan bisa

Jika yang kau rasakan terlalu menyakitkan,
Pergilah ketempat di mana hanya ada kamu di sana
Tanpa ada orang lain bersamamu
Lalu , menangislah bersedihlah ungkapkan semua

Semua kesedihanmu,emosimu, dan rasa kecewamu
Itu tidak akan membuatmu terlihat lemah
Bahkan akan membuat kamu semakin kuat
Dan bangkit dari keterpurukan

Ketika air matamu yang hangat
Dan emosi yang kau pendam telah kau ungkapkan
Maka ingatlah tangisan ini adalah terahir kalinya
Karena terlalu banyak air mata tidaklah baik

Tidaklah menguatkan hati untuk kesekian kali
Dan mulailah menata hidupmu kembali
Hiduplah dengan bahagia tetapi harus di ingat
Kebahagianmu tetaplah tak boleh mengusik
Kebahagiaan orang lain

Minggu, 13 Maret 2016

cintaku

http://karyakuhanan.blogspot.com
Takkan mati meski jantung ini tak brdetak lagi
Dan takan sama meski tlah di perbaiki
Semua perasaan yg dulu kurasa
Tah mengapa tak mau hilang dari hatiku

Bagai debu yang di gerus hujan
Luka yang hampir sembuh karena waktu
kini tergores kembali karena kesalahan di masalalu
Entah mngapa ia selalu mengisi hati

Dia adalah sakitku lukaku dan deritaku
Tapi tah mengapa dia tetaplah cintaku
Akan jauh lebih baik jika ia pergi
Pergi dari hidupku dan duniaku

Aku tak pernah berfikir akan mencintai sedalam ini
Hingga mengabaikan rasa sakit luka dan kecewa
Mungkin jika aku masih melihatnya
Akan memambah rasa sakit di hati ini

Tapi dengan tidak melihat dirinya
Aku tidak yakin akan mampu melupakan
Melainkan melahirkan suatu penyesalan
Aku tak ingin itu menjadi pnyesalan mendalam

Hanya satu yang sangat aku sesali
Bukan menyesal mengenal dirinya
Tapi menyesal mengapa dulu aku
 mencintainya dengan tulus



(AA)    .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  .  "lidyahanan"